top of page

Pengalaman Hidup di Mentawai Selama 20 Hari! (Bagian 1)

  • Writer: Angela Modo
    Angela Modo
  • Feb 7, 2019
  • 2 min read

Updated: Aug 24, 2019


Holaa! Akhirnyaa niat buat nulis pengalaman sewaktu KKN terlaksana juga. Sesuai judul, kali ini aku mau membagikan pengalaman selama mengikuti kegiatan KKN di Mentawai. Tapi sebelumnya, aku mau sharing sedikit tentang lika-liku (cieeilaah) waktu mau ikut kegiatan KKN di Mentawai ini. 


ree
Bersama bapak ibu dosen yang mengantar kami (Dok. Pribadi)


Jadi di kampus aku itu ada dua jenis KKN… KKN Reguler yang seputaran Jawa Tengah sama KKN APTIK Peduli Mentawai (APM). Buat yang nanya apa sih KKN APM itu? Jadi KKN APM ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik. Di KKN APM ini kita bakal ketemu sama teman-teman dari universitas lain, seperti Unika Musi Charitas Palembang, Unika St. Thomas Medan, Unika Atma Jaya Jakarta, Unika Parahyangan Bandung, Unika Soegijapranata Semarang, Unika Sanata Dharma Yogyakarta, Unika Atma Jaya Yogyakarta dan Unika Widya Mandala Surabaya. Aku udah lama banget, ngincar KKN APM ini. Kapan lagi aku ke Mentawai di bayarin kampus (pertama motivasiku ini, jujur) apalagi disana masih alami banget (sebenarnya masih ada motivasiku yang lain sih). Motivasi aku masih sama seperti di kalimat sebelumnya sampai aku dengar cerita dari teman aku, kak Yem. Jadi kak Yem ini udah ikutan KKN Reguler periode sebelumnya. Kata kak Yem, penduduk yang kemarin mereka datengin sebagian besar udah tergolong mampu, terbukti ada yang punya mobil Pajero looh. Dari situ motivasiku langsung berubah, dari yang awalnya mau daftar karena “kapan lagi ke Mentawai di bayarin kampus” menjadi “ngapain aku harus ke sana, sedangkan ada tempat yang lebih membutuhkan kita”. Makasih banyak buat cerita pengalaman KKNnya kak Yem!


Tepat bulan Oktober 2018, aku daftarin diri buat ikut KKN APM 4. Ini juga ga mudah awalnya, soalnya mama aku sempat ga ngasih izin, alasannya karena di sana rawan gempa. Tapi akhirnya luluh juga mamaku ini. Puji Tuhaan, setelah seleksi berkas dan wawancara, akhirnya aku terpilih untuk ikut kegiatan KKN APM 4!! Senang bangeet rasanya, akhirnya aku bisa ke daerah Sumatera. Dan ini juga jadi kado ulang tahun yang paling aku syukuri selama aku hidup. Setelah diterima, kami mengikuti pembekalan sebanyak 3x, yaitu tanggal 28 November, 30 November dan 14 Desember 2018. Di salah satu hari, kami dipertemukan sama teman-teman KKN APM 3. Banyak banget pengalaman yang mereka ceritakan selama di sana. Waktu dengar cerita mereka, aku agak gugup, kira-kira porgram ku ini bisa bantu masyarakat di sana ga ya? Aku bisa diterima sama masyarakat di sana ga ya? Teman-teman kelompokku seru ga? Banyak banget pertanyaan yang berputar di kepala aku.


Beberapa waktu setelah pembekalan, akhirnya aku menerima daftar nama kelompok beserta dusunnya. Oh iya, dari kampusku, ada 5 orang yang terpilih untuk bergabung di KKN APM 4. Jangan dikira kami berlima ini akan ditempatkan di satu dusun. Nyatanya kami semua diacak, bersama dengan teman-teman dari universitas lain. Aku di dusun Makakaddut, Nelly di dusun Atateitei, Sita di dusun Mapailingen, dan Zafnat serta Novita di dusun Malilimok.


Tepat tanggal 4 Januari 2019, aku dan teman-teman berangkat dari Semarang ke Padang. Para dosen turut mengantar kami ke bandara. DPL (dosen pembimbing lapangan) ga ikut bersama kami, karena beliau berangkat di waktu yang berbeda. Mentawai aku dataang!!!

(bersambung…)


Comments


#getlostwithangela

©2023 by Angela Modo. Proudly created with Wix.com

  • twitter
  • instagram
bottom of page